kopi tator

Tampilkan postingan dengan label kopi tator. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kopi tator. Tampilkan semua postingan
Unknown
Arabica dan Robusta adalah dua spesies kopi yang berbeda. Perbedaan umum terletak pada rasa, kondisi di mana dua spesies itu tumbuh, dan perbedaan ekonomis.
Unknown

Kopi arabika (Coffea arabica) berasal dari hutan pegunungan di Etiopia, Afrika. Di habitat asalnya, tanaman ini tumbuh dibawah kanopi hutan tropis yang rimbun. Kopi arabika banyak ditumbuh di dataran dengan ketinggian di atas 500 meter dpl.
Unknown

Kopi robusta berasal dari kata ‘robust’ yang artinya kuat, sesuai dengan gambaran postur (body) atau tingkat kekentalannya yang kuat. Kopi robusta bukan merupakan spesies karena jenis ini turunan dari spesies Coffea canephora.
Unknown
 https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT4ULFCGw-M-IacY1e5I_fPVYi3GNKHQ97-urnsM4la_pPJqr58UQ


Memilih dan membeli biji kopi yang tepat itu seharusnya nggak asal-asalan. Sama seperti ketika kita membeli pakaian, atau memilih jodoh, misalnya. Harus disesuaikan dengan yang kita butuhkan, bukan asal ambil.

Beberapa orang membeli biji kopi karena tergiur oleh iklan dan merek, padahal belum tentu cocok. Proses pembuatan kopi yang nikmat itu padahal dimulai dengan pemilihan biji kopi yang tepat. Terus gimana dong caranya untuk memilih biji kopi yang cocok untuk kita?

Satu

Pelajari kemasannya, dan pilih yang masih segar atau baru digiling. Beberapa perusahaan kopi memang nggak mencantumkan tanggal penggilingannya, sayangnya.

Dua

Cium dulu sebelum membeli. Kalau ada, minta sample dulu dari toko yang menjualnya. Kalau mereka nggak menyediakan sample, nggak ada salahnya beli sedikit dulu. Daripada sudah terlanjur membeli banyak dan nggak terpakai nantinya, kan sayang?

Tiga

Kalau ingin beli merek tertentu dan kebetulan ada ulasannya di internet, baca dulu ulasan dari orang-orang yang sudah mencobanya. Kamu juga bisa membandingkan antara biji kopi yang satu dengan yang lain, untuk memantapkan hati sebelum membeli.

Empat

Pilih biji kopi sesuai kebutuhan atau jenis minuman kopi yang paling sering kamu buat. Yang paling aman sih memang Arabika. Robusta lebih murah, tapi rasanya lebih pahit. Sedangkan Arabica lebih halus dan menghasilkan minuman kopi yang lebih nikmat.

Kalau kamu butuh kopi yang banyak mengandung kafein, pilih yang warnanya nggak terlalu gelap. Biji kopi itu semakin lama dipanggang semakin gelap warnanya, dan semakin berminyak. Nah, kafein yang terkandung di dalamnya jadi berkurang karena minyak itu.

Untuk espresso, pilih biji kopi berjenis medium roast. Biji kopi yang berwarna sangat gelap nggak cocok untuk espresso.

Lima

Jangan abaikan sumbernya. Letak geografis tempat si biji kopi itu tumbuh tentunya mempengaruhi rasa akhir si minuman kopi. Kopi Sumatra rasanya beda dengan kopi dari Hawaii, karena tempat tumbuh dan iklimnya pun berbeda. Sesuaikan dengan selera kamu.

Ternyata memilih kopi itu bener-bener kayak milih pasangan yang harus memikirkan bibit, bebet, dan bobot ya? Hehe. Yah, kopi kan juga salah satu kekasih kita, karena tanpa kopi, kebanyakan kita merasa ada yang kurang dalam hidup kita.
Sumber : http://kopikeliling.com/news/tips-memilih-biji-kopi.html
Unknown
10 Kota Terbaik di Dunia untuk Ngopi




TEMPO.CO, Jakarta - Banyak cara menikmati kopi. Bagi pecinta kopi sejati, tak penting tempat mentereng untuk menikmati seduhan minuman berkafein yang dihasilkan dari biji kopi pilihan ini.
Situs USA Today mengumpulkan 10 tempat terbaik yang menyediakan kopi kualitas nomor wahid. Beberapa mungkin membuat Anda mengernyitkan kening, karena berada di negara bukan penghasil kopi.
Berikut ini daftarnya versi media ini:

Wina (Austria)
Banyak kota yang sangat bangga dengan budaya kafe mereka, tetapi hanya Wina yang bisa mengklaim status UNESCO. Pada tahun 2011, Wina Coffee Culture House menerima peringkat sebagai Warisan Budaya Non-benda organisasi ini.
Sejak abad ke-17, kafe penuh meja marmer dan kursi Thonet menjadi ikon menikmati secangkir kopi di kota ini. Dengan lebih dari 20 minuman kopi, Anda bisa memilih sesuai selera. Namun, bersabarlah kalau pelayanan agak lama, karena pelanggan membludak setiap hari. 

Cobalah:  Cafe Central dan Cafe Landtmann.

Seattle (AS)
Suka atau tidak suka, kota ini adalah kampung halaman Starbucks. Namun tak harus di kedai kopi yang mendunia itu untuk menikmatinya. Cobalah kafe independen di seluruh kota, dan Anda akan mengangguk setuju mengapa Seattle mendapat penghargaan tertinggi Travel + Leisure, daftar kota-kota dengan kopi terbaik di AS. Kota ini secara resmi juga menduduki peringkat tertinggi sebagai kota paling berkafein di AS, karena banyaknya kedai kopi di sini.

Cobalah: Zoka dan Caffe Vita.

Havana (Kuba)
Di Kuba, kopi adalah kelompok makanan sendiri. Bagi banyak warganya, "sarapan" pertama mereka adalah kukusan secangkir kecil Cafe Cubano - espresso dicampur dengan gula - atau Coradito, espresso dengan susu di atasnya.
Produksi kopi Kuba kini mengalami penurunan, dan karenanya ekspor disunat karena permintaan dalam negeri tak pernah surut. Warga Kuba di pengasingan di Miami, AS, meneruskan tradisi ini dengan membuat kota itu sebagai surga Cafe Cubano dengan rasa otentik.

Cobalah: Cafe El Escorial dan Cafe de las Infusiones..

Melbourne (Australia)

Melbourne adalah ibukota kopi Australia. Mungkin jalan panjang harus ditempuh untuk menghasilkan secangkor kopi ala Melbourne, karena Australia jelas bukan produsen kopi. Tetapi, kian banyak orang menyebut kopi Melbourne yang terbaik, dan juga merupakan cara yang tidak ada duanya untuk melawan jet lag.

Cobalah: Seven Seeds dan Proud Mary.

Lisbon (Portugal)
Berjalan-jalan di kota ini, sempatkan  mendapatkan pengalaman menikmati kopi dengan menuju ke sebuah kafe, duduk santai, dan pesanlah a bica. Kopi hitam ini lebih dalam rasanya dari espresso dan dibuat dengan cara dipanggang dengan api rendah  dan lambat - tradisi yang diyakini menghasilkan rasa yang berkualitas.

Cobalah: Cafe A Brasileira, kafe di Miradouro de Sao Pedro de Alcantara, atau kedai kopi dekat hotel Anda.

Portland (AS)
Peringkat kedua daftar Travel + Leisure adalah Portland. The New York Times menyebut kopi Portland "paling dalam" rasanya.

Cobalah: Coava dan Water Avenue.

Oslo (Norwegia)
Oslo  menciptakan kembali kopi dalam cara yang sangat baik. Hasil panggangan kopi di Oslo ini sangat ringan, mengubah secangkir kopi pada rasa yang fantastis.

Cobalah: Tim Wendelboe dan Mocca Kaffebar & Brenneri.

Sao Paulo (Brasil)
Brasil menghasilkan hampir 40 persen dari kopi dunia. Di sini, hampir semua orang punya resep yang sempurna untuk secangkir. Jika biasanya negara penghasil kopi tak selalu bisa menyeduh kopi sehingga rasanya spektakuler, Tak demikian dengan Brasil.

Cobalah: Coffee Lab dan Cafe Floresta.

Vancouver (Kanada)
Di dunia perkopian, konon barista jempolan dunia adalah jebolan kafe di kota ini. Barista Vancouver mampu membuat secangkir kopi rasa terbaik dari varietas kopi yang dipilih dengan cermat menggunakan serangkaian prosedur tertentu. Bahkan menikmti secangkir kopi di kedai kopi kecil di kota ini, rasanya tak terkatakan sebelumnya.

Cobalah: Forty Ninth Parallel dan Revolver.

Taipei (Taiwan)
Ya, Taipei. Kota di Asia Timur ini dikenal dengan budaya kafe dan minuman kopi. Kopi merupakan bagian dari warisan nasional Taiwan. Tak hanya teknik pemanggangannya yang sempurna, teknik penyeduhannya pun khusus, membuat kopi yang dihasilkan betul-betul prima.\
Sumber : http://travel.tempo.co/read/news/2012/11/02/201439205/10-Kota-Terbaik-di-Dunia-untuk-Ngopi
Unknown
1388975558454745152 
Penulis: Rudy Widjaja


Penerbit: Bhuana Ilmu Populer, 2013
Kategori: Bisnis/Biografi & Profil Bisnis
ISBN:978-602-249-494-2
“Life is too short for bad coffee.”
Warung Tinggi Coffee adalah warung kopi paling legendaris di Indonesia. Berdisi sejak 1878. Kopi kental yang kaya rasa dan terbuat dari biji-biji unggulan dari seluruh Indonesia adalah andalannya. Mutu adalah jaminannya. Kepuasan penikmat selalu menjadi prioritasnya. Jika Anda belum mengenal Warung Tinggi Coffee, Anda belum pantas disebut sebagai penikmat kopi sejat. Jika Anda belum membaca buku ini, Anda belum pantas menyebut diri sebagai pecinta kopi.
Konon, Khaldi, penggembala kambing yang hidup di Ethiopia pada sekitar 300 M, adalah orang yang pertama kali menemukan kopi. Suatu hari, Khaldi mencermati bagaimana kambing-kambing peliharaannya menjadi lebih bersemangat setelah memakan buah-buah merah tanaman kopi.
Rasa penasaran mendorong Khaldi untuk mencoba buah-buah merah itu. Dan, setelah merasakan efeknya, ia menceritakan pengalaman itu kepada orang-orang yang ditemuinya.
Semakin lama, semakin banyak orang yang mengetahui khasiat buah-buah merah tanaman kopi. Tidak hanya itu, mereka juga menyadari bahwa ternyata biji buah tersebut dapat dipanggang dan dijadikan minuman yang nikmat, yang memberi khasiat yang sama dengan buahnya.
Kini, kopi tidak hanya diminum demi khasiatnya saja, dan minum kopi juga bukan hanya kebiasaan sebagian orang, melainkan sudah menjadi gaya hidup, terutama di kota-kota besar. Bisa dikatakan kopi telah menyatu dalam pembuluh darah manusia kota supersibuk. Tanpa kopi, mereka seolah tidak dapat berfungsi dengan baik.
Banyak jenis kopi olahan diciptakan untuk mengakomodir beragam selera yang muncul pada zaman ini, berbagai kafe dan kedai kopi pun menjamur di mana-mana. Tentu saja, semua itu adalah jawaban atas munculnya seribu satu jenis pengopi, mulai dari penikmat kopi sejati hingga penikmat kopi yang hanya ngopi demi pergaulan.
Di antara sekian banyak kedai kopi di Jakarta, ada satu perusahaan kopi tertua di Indonesia yang terletak di bilangan Hayam Wuruk. Warung Tinggi Coffee, begitulah namanya, dibangun sejak 1878 dan memiliki sejarah panjang dalam dunia perkopian. Sejarah panjang yang lahir dari kecintaan pendiri dan para penerusnya terhadap minuman bernama kopi ini telah melahirkan beragam jenis kopi murni berkualitas yang tidak hanya terbukti dapat mengikuti tren zaman, tetapi juga tetap unggul dalam tekstur dan cita rasa.
Warung Tinggi Coffee memang bukan sembarang penyedia kopi. Kopi telah mendarah daging dan menjadi napas pemilik dan para penerusnya. Mereka percaya bahwa ada filosofi yang dalam di balik warna kopi yang pekat, yang hanya dapat dimaknai para penikmat sejatinya.
“Kopi bukan hanya masalah aroma, seperti kebanyakan kopi yang beredar sekarang ini, melainkan lebih mengenai rasa,” demikian Rudy Widjaja, pemilik Warung Tinggi Coffee, berkata. Seperti halnya manusia, kopi juga memiliki karakter. Dan, Warung Tinggi Coffee adalah jaminan kopi berkarakter yang hanya menawarkan kepuasan sejati kepada penikmatnya, bukan sekadar di lidah, melainkan di sekujur tubuh.
***
Pada 1878, seorang laki-laki bernama Liauw Tek Soen mendirikan sebuah kedai kopi di Jalan Moolen Vliet Oost (Batavia)—yang sekarang dikenal dengan nama Jalan Hayam Wuruk—di atas tanah seluas 500 meter persegi yang lebih tinggi daripada lahan di sekitarnya.
Sebagian besar bangunan dibuat dengan kayu jati, dengan arsitektur yang unik dan dibagi menjadi beberapa bagian. Bagian paling depan untuk tempat berdagang, yang di kanan dijadikan warung nasi, di kiri untuk toko kelontong. Bagian tengah dipakai untuk berdagang jahitan karya Liauw Tek Soen yang pada masa itu dikenal pandai menjahit.
Ruang dalam dibagi menjadi beberapa bagian. Di kiri dan kanan bagian tengah terdapat kamar tidur, di tengah-tengahnya adalah ruang tamu. Di sana, terdapat tangga kayu menuju lantai dua, tempat menyimpan barang-barang kebutuhan usaha.
Di bawah tangga terdapat ruang kecil yang terbuat dari beton berukuran tiga kali dua meter yang dilengkapi dengan pintu besi. Ruang antiapi ini adalah tempat menyimpan uang, barang-barang berharga, dan surat-surat penting.
Di bagian tengah bangunan yang berada di sisi selatan dibuat ruang terbuka yang diberi terali besi, berguna untuk melancarkan sirkulasi udara di dalam bangunan. Juga, ada ruangan yang dijadikan tempat sembahyang yang dilengkapi dengan sumur.
Di sisi utara bangunan terdapat tempat tinggal untuk karyawan. Di bagian ini terdapat anak tangga ke atas, tempat menjemur kopi.
Bagian terakhir adalah bagian belakang, terletak di sebelah timur, digunakan sebagai tempat menyimpan bahan bakar.
Bangunan yang kemudian dikenal dengan nama Warung Tinggi ini menghadap ke sungai Ciliwung dengan jembatan yang terbuat dari batang-batang pohon kelapa, yang menghubungkan Jalan Hayam Wuruk dengan Jalan Gajah Mada. Sedianya, di sungai inilah penduduk setempat mandi, mencuci, dan melakukan beragam aktivitas lainnya yang berkenaan dengan air, diselingi getek-getek bambu yang berseliweran, transportasi untuk menyeberangi sungai.
Di belakang Warung Tinggi terhampar sawah yang sangat luas, yang di kemudian hari menjelma menjadi Jalan Sawah Besar. Di sekitar sawah tampak rumah-rumah penduduk yang mata pencahariannya mengolah sawah-sawah tersebut.
Dibandingkan bangunan-bangunan lain di sekitarnya, Warung Tinggi memang tampak tinggi dan megah sehingga orang-orang sekitar menamainya berdasarkan ciri tersebut—Warung Tinggi. Di tempat inilah orang-orang berbelanja. Di tempat ini jugalah mereka duduk-duduk santai sambil menikmati makanan ringan dan secangkir kopi dengan mengangkat sebelah kaki. Setelah kopi pesanan siap di meja, kopi yang masih mengepul-ngepul itu pun dituang ke tatakan, ditiup-tiup, kemudian diseruput, dengan begitu ampasnya tidak ikut terminum. Seperti inilah cara menikmati kopi yang sangat nikmat pada zaman itu. 
Sumber : 
http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2014/01/06/warung-tinggi-coffee-warung-kopi-legendaris-indonesia-sejak-1878-624459.html 


Unknown


Kopi Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga terbesar di dunia dari segi hasil produksi.[1] Kopi di Indonesia memiliki sejarah panjang dan memiliki peranan penting bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat di Indonesia. Indonesia diberkati dengan letak geografisnya yang sangat cocok difungsikan sebagai lahan perkebunan kopi. Letak Indonesia sangat ideal bagi iklim mikro untuk pertumbuhan dan produksi kopi.

Asal-usul


Pada era Tanam Paksa atau Cultuurstelsel (1830—1870) masa penjajahan Belanda di Indonesia, pemerintah Belanda membuka sebuah perkebunan komersial pada koloninya di Hindia Belanda, khususnya di pulau Jawa, pulau Sumatera dan sebahagian Indonesia Timur. Jenis kopi yang dikembangkan di Indonesia adalah kopi jenis Arabika yang didatangkan langsung dari Yaman. Pada awalnya pemerintah Belanda menanam kopi di daerah sekitar Batavia (Jakarta), Sukabumi, Bogor, Mandailing dan Sidikalang. Kopi juga ditanam di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatra, Sulawesi, Timor dan Flores. Pada permulaan abad ke-20 perkebunan kopi di Indonesia mulai terserang hama, yang hampir memusnahkan seluruh tanaman kopi. Akhirnya pemerintah penjajahan Belanda sempat memutuskan untuk mencoba menggantinya denga jenis Kopi yang lebih kuat terhadap serangan penyakit yaitu kopi Liberika dan Ekselsa. Namun didaerah Timor dan Flores yang pada saat itu berada di bawah pemerintahan bangsa Portugis tidak terserang hama meskipun jenis kopi yang dibudidayakan disana juga kopi Arabica.

Biji kopi yang telah digoreng
Pemerintah Belanda kemudian menanam kopi Liberika untuk menanggulangi hama tersebut. Varietas ini tidak begitu lama populer dan juga terserang hama. Kopi Liberika masih dapat ditemui di pulau Jawa, walau jarang ditanam sebagai bahan produksi komersial. Biji kopi Liberika sedikit lebih besar dari biji kopi Arabika dan kopi Robusta. sebenarnya, perkebunan kopi ini tidak terserang hama, namun ada revolusi perkebunan dimana buruh perkebunan kopi menebang seluruh perkebunan kopi di Jawa pada khususnya dan di seluruh Indonesia pada umumnya.

Status industri saat ini

Robusta menggantikan kopi Liberika. Walaupun ini bukan kopi yang khas bagi Indonesia, kopi ini menjadi bahan ekspor yang penting di Indonesia.
Bencana alam, Perang Dunia II dan perjuangan kemerdekaan - semuanya mempunyai peranan penting bagi kopi di Indonesia. Pada awal abad ke-20 perkebunan kopi berada di bawah kontrol pemerintahan Belanda. Infrastruktur dikembangkan untuk mempermudah perdagangan kopi. Sebelum Perang Dunia II di Jawa Tengah terdapat jalur rel kereta api yang digunakan untuk mengangkut kopi, gula, merica, teh dan tembakau ke Semarang untuk kemudian diangkut dengan kapal laut. Kopi yang ditanam di Jawa Tengah umumnya adalah kopi Arabika. Kopi Arabika juga banyak diproduksi di kebun-kebun seperti (Kayumas, Blawan, Kalisat/Jampit)di Bondowoso, Jawa Timur. Sedangkan kopi robusta di Jawa Timur, banyak diproduksi dari kebun - kebun seperti Ngrangkah Pawon (Kediri), Bangelan (Malang), Malangsari, Kaliselogiri (Banyuwangi). Di daerah pegunungan dari Jember hingga Banyuwangi terdapat banyak perkebunan kopi Arabika dan Robusta. Kopi Robusta tumbuh di daerah rendah sedangkan kopi Arabika tumbuh di daerah tinggi.
Setelah kemerdekaan banyak perkebunan kopi yang diambil alih oleh pemerintah yang baru atau ditinggalkan. Saat ini sekitar 92% produksi kopi berada di bawah petani-petani kecil atau koperasi.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Produksi_kopi_di_Indonesia
By ADA KOPI
Unknown
Latte atau Caffè latte (Bahasa Italia yang artinya kopi susu) adalah espresso atau kopi yang dicampur dengan susu dan memiliki lapisan busa yang tipis di bagian atasnya. Perbandingan antara susu dengan kopi pada caffè latte adalah 3:1.Di AS kombinasi latte terdiri dari sepertiga espresso dan dua pertiga susu panas, sehingga lebih terasa susunya dibanding cappuccino.Minuman ini pertama kali ditemukan di Italia pada akhir 1950 oleh Lino Meiorin.Ia merupakan pemilik dari sebuah cafe dan merupakan barista pertama dari Italia. Pengunjung cafenya ketika itu tidak terbiasa dengan rasa dari cappuccino tradisional yang sangat tajam dan karenanya meminta lebih banyak susu (latte) untuk dicampur dengan kopi tersebut. Lama-kelamaan Lino memutuskan untuk menjual minuman espresso dengan lebih banyak susu dan menyebutnya sebagai "caffè latte".Ketika itu, ia menyajikan caffè latte dalam mangkuk dan kemudian beralih menggunakan gelas bir. Kini, caffè latte disajikan dalam cangkir.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Latte
Unknown


ADA KOPI KRIAN adalah salah satu kedai kopi unik Kecamatan Krian Kabupaten Sidoaro tepatnya di alamat Jl Raya Kemera'an Rt 09 / Rw 03 No 45. Sesuai dengan namanya ADA KOPI mempunyai konsep  menyajikan KOPI NUSANTARA ( ada kopi nusantara ) yang diambil dari berbagai penjuru Nusantara diantaranya adalah Toraja, Aceh Gayo, Flores Bajava, Dampit, Wonosobo, Bali, Lanang Medan, Temanggung dan lain sebagainya,  Penyajian kopi dengan metode vietnam drip yang disajikan secara Fresh dimana langsung dari biji yang sudah disangrai dengan medium roast sehingga tekstur biji kopi dan rasa kopi benar benar masih melekat

 Sejarah ADA KOPI KRIAN
ADA KOPI KRIAN didirikan dengan maksud sebagai wadah semua kalangan rakyat jelata sampai orang kaya, antar agama, ras, suku, budaya, Pria Wanita, Tua Muda, dan berbagai profesi yang Baik dan Positif tentunya hehehehehe " Negatif Jangan Masuk Ya "
 

Filosofi dibalik Logo ADA KOPI KRIAN
Unknown

 Image result for kopi



 

5 Besar Kopi Terbaik dan Paling Mahal di Dunia

Zaman sekarang, kopi sudah menjadi minuman favorit banyak orang mulai orang tua, remaja, para anak G4UL (baca : Ge-Empat-U-eL), dan bahkan para anak 4L4Y (Baca : Empat-eL-Empat-Ye). Minauman inipun sudah menjadi minauman wajib bagi mereka tiap nongkrong di cafe-cafe G4UL idola mereka (Thanks to "Serial drama Korea Coffe Prince"). 

Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi. Kata kopi sendiri berasal dari bahasa Arab qahwah yang berarti kekuatan, karena pada awalnya kopi digunakan sebagai makanan berenergi tinggi. Kata qahwah kembali mengalami perubahan menjadi kahveh yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi koffie dalam bahasa Belanda. Penggunaan kata koffie segera diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kata kopi yang dikenal saat ini.

Secara umum, terdapat dua jenis biji kopi, yaitu arabika (kualitas terbaik) dan robusta. Sejarah mencatat bahwa penemuan kopi sebagai minuman berkhasiat dan berenergi pertama kali ditemukan oleh Bangsa Etiopia di benua Afrika sekitar 3000 tahun (1000 SM) yang lalu. Kopi kemudian terus berkembang hingga saat ini menjadi salah satu minuman paling populer di dunia yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat.Di samping rasa dan aromanya yang menarik, kopi juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker, diabetes, batu empedu, dan berbagai penyakit jantung (kardiovaskuler).
Setelah mengetahui Asal muasal Kopi diatas, Kini saatnya kita bahas mengenai 5 Besar Kopi Terbaik dan Paling Mahal di dunia. Karena paling mahal, tentunya kopi-kopi ini mempunyai kualitas terbaik pula. Berikut listnya :
5. Kopi "Fazenda Santa Ines" - Minas Gerais, Brazil
Kopi Terbaik dan Paling Mahal di Dunia
Dianggap sebagai salah satu kopi terbaik dalam sejarah, kopi ini adalah kreasi terbaik Cafe Artigiano, yaitu sebuah kafe terkenal di Kanada dan dua cabang kedai kopi lainnya Australia. Anda dapat menikmati kopi ini dengan harga : $50 per pon atau sekitar 940 ribu rupiah perkilonya.
4. Kopi "El Injerto" - Huehuetenango, Guatemala
Kopi Terbaik dan Paling Mahal di Dunia
Semacam ini kopi oleh El Injerto berutang asal-usulnya di wilayah Huehuetenango, Guatemala. Telah dikantongi hadiah pertama tahun 2006 Piala of Excellence. Anda dapat menikmati kopi dengan harga : $50 per pon/Rp 470.000 per stgh Kg
3. Kopi "Island" Dari St Helena Coffee Company - St Helena
Kopi Terbaik dan Paling Mahal di Dunia

Pulau St Helena, yang terletak sekitar 1.200 mil di lepas pantai Afrika adalah tempat utama tumbuhnya kopi jenis ini. Kopi ini dipopulerkan oleh Napoleon Bonaparte yang membawa benihnya untuk diperkenalkan ke masyarakat prancis hingga akhirnya terkenal di dunia. Anda dapat menikmati kopi dengan harga : $79 per pon atau atau sekitar 1,5 juta perkilonya.
2. Kopi "Hacienda La Esmeralda" - Boquete, Panama
Kopi Terbaik dan Paling Mahal di Dunia
Kopi Hacienda La Esmeralda's Geisha tumbuh di Boquete, Panama. Kopi ini  populer di seluruh dunia karena rasanya yang nikmat. Sebagian besar Kopi ini dibudidayakan di bawah naungan pohon-pohon jambu biji tua. Anda dapat menikmati kopi ini dengan harga : $104 per pound atau sekitar 2 juta rupiah perkilonya.
1. Kopi Luwak - Indonesia
Kopi Terbaik dan Paling Mahal di Dunia
Kopi Luwak adalah kopi yang diproduksi dari biji kopi yang telah dimakan dan melewati saluran pencernaan binatang bernama luwak. Kemasyhuran kopi ini telah terkenal sampai luar negeri. Bahkan di Amerika Serikat, terdapat kafe atau kedai yang menjual kopi luwak (civet coffee) dengan harga yang cukup mahal. Kopi yang dikais dari kotoran luwak ini bisa mencapai harga : $160 per pon atau Sekitar 3 juta rupiah perkilonya.

Kemasyhuran kopi ini diyakini karena mitos pada masa lalu, ketika perkebunan kopi dibuka besar-besaran pada masa pemerintahan Hindia Belanda sampai dekade 1950-an, di mana saat itu masih banyak terdapat binatang luwak sejenis musang.
Kopi luwak asli dari Lampung Barat

Luwak, atau lengkapnya musang luwak, senang sekali mencari buah-buahan yang cukup baik dan masak termasuk buah kopi sebagai makanannya. Luwak akan memilih buah kopi yang betul-betul masak sebagai makanannya, dan setelahnya, biji kopi yang dilindungi kulit keras dan tidak tercerna akan keluar bersama kotoran luwak. Biji kopi seperti ini, pada masa lalu sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan telah difermentasikan secara alami dalam perut luwak. Dan konon, rasa kopi luwak ini memang benar-benar berbeda dan spesial di kalangan para penggemar dan penikmat kopi.

Sekian tentang 5 Besar Kopi Terbaik dan Paling Mahal di Dunia, Semoga bermanfaat..


Sumber : http://5besar.blogspot.com/2012/08/5-besar-kopi-terbaik-dan-paling-mahal.html
Unknown
Banyak orang membeli biji kopi tanpa memeriksa apakah biji kopi tersebut bagus atau jelek , bahkan ada beberapa orang yang memilih biji kopi hanya dengan berdasarkan harga nya , jika harga biji kopi tersebut mahal maka di anggap mempunyai kualitas yang bagus dan baik . di artikel ini saya akan memberikan 6 tips untuk memilih biji kopi yang baik , tips ini akan membantu anda untuk mendapatkan biji kopi bercita rasa tinggi.
.

.
1) Mencium Aroma biji Kopi
Mencium bau adalah langkal awal saat anda akan membeli biji kopi . hal ini akan mambantu anda untuk menemukan biji kopi yang ber aroma tinggi dengan mencium bau biji kopi anda juga akan lebih paham , mana kopi yang bagus dan mana kopi yang biasa saja
2) Meminta Sampel Kopi
Sebelum anda memutuskan untuk membeli biji kopi , sebaiknya anda meminta sampel kopi tersebut , dengan sampel ini anda bisa mencicipi rasa dan aroma dari kopi tersebut ,tetapi tidak semua toko mau memberikan sampel hanya beberapa toko saja yang mau dan bersedia memberikan sampel kopi
3) Kunjungi Kedai Kopi
Sebelum anda membeli biji kopi , sebaiknya anda mengunjungi kedai atau kafe kopi untuk mengetahui jenis kopi mana saja yang lebih favorit dan mempunyai rasa yang enak , lebih baik lagi jika anda mau mencicipi beberapa jenis kopi , agar anda tahu , jenis kopi apa yang anda inginkan
4) Pahami Kualitas Kopi
Memahami kualitas kopi adalah pilihan terbaik sebelum anda membeli biji kopi , cari tahu tentang keunggulan , kualitas dan harga dari beberapa jenis kopi , cari tau juga tentang informasi kopi yang lainnya
5) Beli Biji Kopi (hanya untuk sampel)
Saat anda sudah cocok dengan biji kopi jenis tertentu , anda bisa membelinya dan mencoba untuk mengolahnya di rumah , tapi kami menyarankan untuk membeli dalam jumlah sedikit, setelah anda benar benar cocok dengan biji kopi tersebut , barulah anda membelinya dalam jumlah yang banyak
6) Cobalah Biji Kopi (Jenis Lain)
Anda tidak perlu takut atau khawatir membeli biji kopi jenis lain , dengan membeli kopi jenis lain , akan menambah wawasan anda tentang pengetahuan kompi mana yang berkualitas dan kopi mana yang tidak berkualitas . intinya akan membuat anda jadi lebih berpengalaman dalam memilih biji kopi .
Ada satu hal lagi yang perlu anda perhatikan , pilihlah biji kopi yang mempunyai harga terjangkau tetapi mempunyai kuliatas bagus , hal ini akan membuat anda menjadi lebih irit . setelah anda membaca Tips Memilih Biji Kopi yang Baik anda akan mempunyai gambaran untuk memilih biji kopi
,
sumber : http://mamaeka.com/6-tips-memilih-biji-kopi-yang-baik/
              https://komunitas.bukalapak.com/s/s33h1q/cara_memilih_kopi_yang_baik_dan_benar

Unknown
13536444691698662445
Mungkin tidak semua penggemar minuman kopi ini tahu cara-cara membuat kopi tubruk yang asli dan beraroma khas. Berikut ini adalah cara membuat serbuk kopi dengan aroma yang benar-benar mantap. Resep ini saya dapatkan dari seorang penjual kopi asli yang di era tahun 80an sangat terkenal dan banyak pelanggannya. Dan kebetulan penjual dan pembuatnya adalah nenek saya sendiri.
Langkah pertama tentunya memilih biji kopi yang baik. Untuk menghasilkan kopi yang enak nenek saya memilih biji kopi yang sudah agak lama di petik alias bukan biji kopi baru. Keharuman hasil kopi juga sudah bisa terlihat dari aroma biji itu sendiri. Pisahkan biji kopi dari kotoran-kotoran lain semisal kerikil atau tanah yang menggumpal di sekitar biji.
Langkah berikutnya adalah biji kopi dicuci hingga bersih lalu ditaruh dalam nyiru/tampah diratakan dan dijemur di bawah terik matahari. Sambil sesekali di bolak balik.
Biji kopi yang sudah kering, digongseng (goreng tanpa minyak) dalam wajan yang terbuat dari tanah dengan perapian kayu. Perapian juga menentukan hasil aroma kopi, dan dengan menggunakan perapian kayu akan didapat hasil aroma yang benar-benar nikmat. Biji kopi digongseng sampai berwarna  kehitam-hitaman. Setelah itu, biji kopi didinginkan pada nyiru. Langkah berikutnya adalah biji dihaluskan secara manual (ditumbuk dengan lumpang-penumbuk padi). Nah untuk cara penghalusan ini pula nenekku pantang memakai mesin penghalus karena pelanggan fanatiknya akan tahu perbedaan ditumbuk atau dihaluskan dengan mesin, dan nenekku akan menuai protes dari mereka andai memakai mesin penumbuk padi. Hal itu pernah terjadi saat orang tuaku membelikan mesin buat menumbuk kopi. Banyak pelanggan yang menyarankan nenek kembali memakai alat tradisional saja.
Setelah dirasa halus, biji kopi diayak hingga menjadikan hasil kopi yang halus. Proses pengayakan juga dilakukan berkali-kali untuk mendapatkan kopi yang benar-benar halus. Setelah itu kopi yang sudah jadi disimpan dalam wadah yang tertutup.
Untuk para kopi mania, sebaiknya mencoba kopi asli buatan sendiri/manual seperti ini, dan silahkan rasakan sensasinya.Silahkan mencoba kopi buatan sendiri.

ilustrasi;kopi Granito

Sumber : http://wisata.kompasiana.com/kuliner/2012/11/23/cara-membuat-kopi-yang-beraroma-khas-510471.html
Unknown

Komunitas Kopi Spesial di AS, Menobatkan Indonesia Sebagai Surga Kopi Dunia









HarianDepok.com – Berita – Nasional , Dalam pameran Specialty Coffee Association of America (SCAA) di Seattle, Amerika Serikat (AS), Indonesia telah dinobatkan sebagai surga kopi dunia. Indonesia dinilai mempunyai banyak jenis kopi yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia. Menurut Ni Made Ayu Marthini, Atase Perdagangan Indonesia Washington DC, Jakarta, Selasa (14/04/2015) mengatakan, “Karena kopi kita memiliki banyak varian, sehingga Indonesia mendapat predikat baru sebagai surga kopi dunia,”
ketika melihat 39 jenis varian kopi spesial terbaik asal berbagai daerah di Indonesia, predikat tersebut akhirnya diberikan oleh komunitas kopi spesial di AS. Made menyebutkan, dengan adanya predikat baru untuk Indonesia sebagai ‘Surga Kopi Dunia’, sehingga diharapkan mampu menaikkan ekspor kopi Indonesia ke AS. Paviliun Indonesia yang terletak di booth nomor 5041 dan 6038 menampilkan 39 jenis varian kopi spesial terbaik Indonesia.
Dari 39 jenis kopi tersebut, sembilan jenis yang terbaik disajikan dalam kegiatan coffee cupping untuk para pengunjung atau buyers yang mengunjungi Paviliun Indonesia. Para pengunjung pun cukup antusias dalam kegiatan cupping tersebut, sehingga mereka sangat tertarik mencicipi varian kopi spesial khas Indonesia. Menurut data statistik dari US Department of Commerce, Bureau of Census, impor kopi AS dari Indonesia pada periode Januari-Desember 2014 mencapai USD 323,10 juta
dan mengalami kenaikan sebesar 11,29 persen yang sebelumnya di periode yang sama pada 2013 lalu sebesar USD 290,34 juta. Indonesia saat ini berada di peringkat ke-6, naik satu peringkat dari tahun sebelumnya, sebagai negara sumber impor kopi AS dengan pangsa pasar sebesar 5,49 persen, serta menempatkan posisi Indonesia berada di bawah Brasil, Kolombia, Vietnam, Kanada, dan Guatemala.

Sumber : http://www.hariandepok.com/33968/komunitas-kopi-spesial-di-as-menobatkan-indonesia-sebagai-surga-kopi-dunia
Unknown
Meski dikenal dengan kopi Robustanya, namun ternyata jenis kopi Arabica dari Indonesia lebih banyak menarik para penggemar kopi asal Eropa.
Liputan6.com, Jakarta- Meski dikenal dengan kopi Robustanya, namun ternyata jenis kopi Arabica dari Indonesia lebih banyak menarik para penggemar kopi asal Eropa. Hal ini dikemukakan oleh Ted van der Put, Program Director IDH - The Sustainable Trade Initiative dari Belanda, bahwa kopi asal Indonesia, terutama jenis Arabica termasuk yang digemari pasar dunia, terutama di benua Eropa.
Sayangnya produksi kopi Arabica di Indonesia masih tergolong kurang banyak. "Sekitar 80 persen produksi kopi Indonesia masih dikuasai oleh jenis Robusta," kata van der Put, ketika ditemui Liputan6.com dalam peluncuran SCOPI, Sustainable Coffee Platform of Indonesia di Erasmus Huis, Jakarta, Selasa (31/3/2015).
Kopi Arabica asal Indonesia, dikatakan van der Put memiliki cita rasa yang kuat dan khas, berbeda dengan kopi Arabica dari negara penghasil kopi lainnya. "Apabila dikembangkan dengan lebih baik lagi, Indonesia bisa menjadi salah satu negara pengekspor kopi terbaik di dunia," katanya.

Kopi arabika saat ini telah menguasai sebagian besar pasar kopi dunia dan harganya jauh lebih tinggi daripada jenis kopi lainnya. Lahan Indonesia yang subur merupakan sumber tanam yang tepat untuk tanaman kopi. Sayangnya, perubahan iklim ditambah dengan kurangnya inovasi bagi para petani masih menjadi kendala bagi 1,5 juta petani kopi di Indonesia. Di Indonesia kita dapat menemukan sebagian besar perkebunan kopi arabika di daerah pegunungan toraja, Sumatera Utara, Aceh dan di beberapa daerah di pulau Jawa.
IDH melalui program SCOPI menggalakkan program yang memberikan penyuluhan bagi para petani kopi di Indonesia untuk melakukan inovasi dalam bercocok tanam kopi, terutama dari sisi teknologi. Dengan adanya SCOPI ini, van der Put melalui IDH berharap kualitas kopi dari para petani di Indonesia dapat lebih baik secara stabil. (Liz)
Sumber : http://lifestyle.liputan6.com/read/2202630/kopi-arabica-indonesia-paling-digemari-di-eropa
Unknown
 Kopi-Kopi Terbaik Asal Indonesia Disuguhkan di AS

JAKARTA - Atase Perdagangan RI di luar negeri bertekad menggenjot peningkatan ekspor Kopi Indonesia. Kali ini Atase Perdagangan RI di Washington DC, Amerika Serikat (AS), Ni Made Ayu Marthini mewujudkan dengan mendukung keikutsertaan Indonesia dalam pameran Speciality Coffee Association of America (SCAA) yang akan berlangsung pada 9-12 April 2015, di Seattle, Washington State, AS.
“Pameran SCAA adalah salah satu wadah promosi kopi yang efektif di AS. Berdasarkan data dari U.S. Department of Commerce, Bureau of Census , impor kopi (HS 0901) AS dari Indonesia pada periode Januari-Desember 2014 mencapai USD323,10 juta atau naik 11,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2013 yang sebesar USD290,34 juta,” ucap pada keterangan tertulisnya, Jumat (3/4/2015).
Menurut data, impor kopi AS dari dunia untuk periode Januari-Desember 2014 sebesar USD5,88 miliar atau meningkat 10,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2013. Saat ini Indonesia berada di peringkat ke-6 sebagai negara pengimpor kopi ke AS dengan pangsa pasar sebesar 5,49 persen.
Posisi Indonesia berada di bawah Brasil (22,80 persen), Kolombia (19,79 persen), Vietnam (8,48 persen), Kanada (6,56 persen), dan Guatemala (6,13 persen). Indonesia naik satu peringkat tahun ini dibandingkan tahun lalu (2014/2013).
“Peningkatan nilai ekspor tersebut cermin keberhasilan pameran tahun sebelumnya,” katanya.
Rencananya, Indonesia akan menghadirkan 39 jenis kopi spesial yang berasal dari Sumatera, Jawa dan Jawa Barat, Bali, Sulawesi, Flores, serta Papua ke SCAA. Dari 39 jenis kopi tersebut, akan dipilih sembilan jenis kopi spesial terbaik untuk disajikan setiap hari ke pengunjung, yaitu Flores Arabica Manggarai, West Java Arabica Preanger ‘Malabar Mountain’, Sulawesi Arabica Toraja ‘Toarco-PB’, Sumatera Arabica Wahana Natural, Flores Arabica ‘Blue Flores’, Bali Arabica ‘Kintamani Natural’, Sumatera Arabica ‘Lintong Boemi Coffee’, Sumatera Arabica ‘Solok Minang’, dan Sumatera Arabica Gayo ‘Retro’.
Made mengungkapkan, selama pameran akan dilakukan coffee cupping untuk menilai kualitas dan cita rasa kopi spesial Indonesia.
“Kami berencana mengajak para roaster, importir, atau buyers lainnya yang hadir di SCAA tahun ini untuk berpartisipasi dalam kegiatan coffee cupping ini,” tukasnya
Sumber : http://economy.okezone.com/read/2015/04/03/320/1128603/kopi-kopi-terbaik-asal-indonesia-disuguhkan-di-as
Unknown
Kopi Indonesia Curi Perhatian di AS
SRIPOKU.COM, JAKARTA - Kopi asal Indonesia mendapatkan tempat di hati masyarakat Amerika Serikat (AS) khususnya mereka para penikmat kopi. Kesempatan itu dimanfaatkan Atase Perdagangan (Atdag) dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di sejumlah negara bagian di AS dengan promosi yang makin intensif. Salah satunya adalah dengan menggelar Hari Kopi Indonesia atau Indonesia Coffe Day.
Atdag Washington DC Ni Made Ayu Marthini mengatakan kopi dari Indonesia saat ini mencuri perhatian para profesional di bidang ini dan para penikmat kopi dari wilayah District of Columbia, Maryland, dan Virginia. Menurut Marthini, awal musim semi ini dijadikan “bulan kopi Indonesia” dengan melakukan rangkaian promosi komprehensif untuk kopi asal Indonesia di AS. “Kegiatan di DC ini bukan hanya merupakan penutup bulan Kopi Indonesia di AS yang dimulai di kota Los Angeles, Seattle, Chicago, Philadelphia, dan New York, tapi juga merupakan permulaan untuk promosi kopi Indonesia yang lebih gencar dan terarah”, ujar Marthini, Senin (27/4).
Ia bilang, kegiatan tersebut dihadiri oleh roasters, barista, café owners, green buyers, coffee enthusiasts, importir kopi, Indonesianis, sejumlah cendekiawan, serta pejabat dari Departemen Pertanian AS.
Berdasarkan data statistik dari U.S. Department of Commerce, Bureau of Census, impor kopi (HS 0901) AS dari Indonesia pada periode Januari-Desember 2014 mencapai USS 323,10 juta atau mengalami kenaikan sebesar 11,29% dibandingkan pada 2013 untuk periode yang sama, dengan nilai sebesar US$ 290,34 juta. Sementara itu, impor kopi AS dari dunia untuk periode Januari-Desember 2014 sebesar US$ 5,88 miliar atau meningkat sebanyak 10,46% dibandingkan periode yang sama pada 2013. Saat ini, Indonesia berada di peringkat ke-6 sebagai negara sumber impor kopi AS dengan pangsa pasar sebesar 5,49%, setelah Brasil (22,80%), Kolombia (19,79%), Vietnam (8,48%), Kanada (6,56%), dan Guatemala (6,13%).
Samuel Demisse, seorang coffee professional yang selama lima tahun terakhir ini menjadi tiga besar US Cup Tasters Championship mengapresiasi konsistensi cita rasa sembilan kopi tersebut. Samuel menjelaskan bahwa pecinta kopi sejati, terutama di AS dan Eropa, akan mencari kopi yang diseduh dari single origin (dari daerah tertentu) atau blend (racikan beberapa jenis kopi single origin) yang dinikmati pekat murni.
Melihat antusiasme publik AS pada kopi, Marthini bilang, konsistensi serta kekhasan cita rasa merupakan hal yang dicari dari secangkir kopi yang baik. "Itu sebabnya sangat penting menjaga konsistensi proses produksi biji kopi untuk mendapatkan kopi bermutu baik. Sembilan kopi ini menyuguhkan petualangan cita rasa yang sensasional,” ujarnya.
Para pelaku industri kopi di Indonesia diharapkan bisa mempertahankan mutu biji kopi Indonesia demi menjaga konsistensi cita rasa sehingga pangsa pasar specialty coffee Indonesia bisa terus meningkat di AS. “Samuel adalah pelaku usaha kopi ternama di wilayah DC dan dalam 20 tahun terakhir, hanya menjual kopi asal Ethiopia, negara asalnya. Namun mulai tahun ini, dia akan menyajikan kopi asal Indonesia. Kontainer pertamanya akan tiba minggu ini dari Indonesia. "Ini merupakan perkembangn baik bagi kopi special Indonesia," terangnya.
Dalam kegiatan ini, Kantor Atdag KBRI Washington DC menggandeng 2 roastery dari area DMV yang banyak menggunakan specialty coffee Indonesia, yaitu Nagadi Coffee dan Compass Coffee. Hal ini mendorong sejumlah roasters untuk turut mendukung program promosi kopi Indonesia di DMV dan meningkatkan penggunaan specialty coffee Indonesia di roastery ataupun café mereka.
Seperti diketahui, acara promosi terintegrasi kopi Indonesia ini dilaksanakan satu bulan penuh oleh para pejabat perwakilan dagang Indonesia di AS—Atdag, ITPC LA, ITPC Chicago—yang didukung oleh mitra masing-masing. Rangkaian dimulai dengan pelaksanaan Indonesian Coffee Heritage di LA pada 6 April 2015 yang dikawal oleh Kantor ITPC LA. Dilanjutkan pameran kopi Indonesia pada ajang dunia the 27th SCAA Exposition di Seattle pada 9-12 April 2015 yang dikoordinir bersama. Kemudian pelaksanaan Exploring Indonesian Coffee yang digawangi oleh Kantor ITPC Chicago pada tanggal 14 April 2015. Acara Bulan Kopi Indonesia di Amerika akan dijalankan makin intensif tahun depan.
Sumber : http://palembang.tribunnews.com/2015/04/27/kopi-indonesia-curi-perhatian-di-as
Unknown

Jenis Kopi Terbaik Indonesia Yang Mendunia
Kopi
(sumber gambar id.wikipedia.org)
6 Jenis Kopi Terbaik Indonesia Yang Mendunia - Siapa yang tak mengenal Kopi? Pastinya sudah tak asing lagi bagi kita semua bahwa kopi merupakan minuman berenergi penambah semangat dan penuh manfaat bagi tubuh. Umumya kopi dijadikan sajian utama di pagi hari, oleh hampir semua orang di dunia, dan bagi beberapa orang minum kopi menjadi ritual wajib untuk dilakukan sehari-hari.
Setiap jenis kopi memiliki karakter yang berbeda-beda, baik aromanya ataupun rasanya. Semakin tinggi kualitas biji kopi dan cara mengolahnya, maka semakin tinggi pula cita rasa kopi tersebut. Adapun kopi jenis arabica memiliki kualitas lebih baik daripada jenis robusta, meskipun dalam penyajiannya, kini beberapa jenis kopi arabica dicampur (di-blend) dengan jenis kopi robusta untuk menyeimbangkan cita rasanya.  
Indonesia merupakan salah satu negara yang berhasil menjadi penghasil biji kopi dengan kualitas terbaik, serta berprestasi sebagai negara urutan ke empat dalam catatan negara yang memproduksi kopi untuk dunia. Dan tahukah sahabat SpesialTips! bahwa setidaknya terdapat enam jenis kopi Indonesia yang merupakan jenis kopi terbaik di dunia? Adapun enam jenis kopi terbaik Indonesia yang mendunia, antara lain:
1. Kopi Gayo 
Kopi Gayo berasal dari Propinsi paling barat Indonesia, yaitu Aceh, dikembangkan di tiga kabupaten yang berada di Aceh yaitu Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues yang memiliki kesesuaian tempat yang cocok untuk menghasilkan biji kopi dengan kualitas premium. Pemasaran Kopi Gayo sendiri berhasil menembus konsumennya di Asia, Eropa dan Amerika.
2. Kopi Sidikalang
Adalah salah satu jenis kopi arabica asli Indonesia yang telah dikenal masyarakat dunia, karena memiliki cita rasa yang kuat dan nikmat. Tumbuh subuh di dataran tinggi vulkanis yang kaya mineral membuat kopi Sidikalang memiliki biji kopi berkualitas tinggi. Kopi Sidikalang, yang mengambil nama dari sebuah kecamatan di Kabupaten Dairi, merupakan ikon dari kopi Sumatra Utara.
3. Kopi Liwa
Kopi yang termasuk dalam kategori Kopi Luwak ini, berasal dari Kabupaten Liwa, Propinsi Lampung. Cara pengolahan kopi jenis ini adalah dengan disangrai dengan mencampurkan potongan pinang atau ginseng. Keharuman aroma berkualitas dan tergolong dalam kopi dengan harga yang mahal tersebut, berhasil masuk ke pasar pecinta Kopi mancanegara di Amerika.
4. Kopi Toraja Kalosi
Kopi Toraja Kalosi berasal dari Propinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di daerah pegunungan Toraja. Aroma yang kaya, dan tingkat keasaman yang seimbang, menjadikan Kopi Toraja Kalosi sebagai kopi berkualitas tinggi yang menjadi komoditas ekspor favorit ke mancanegara.
5. Kopi Flores
Kopi yang satu ini berasal dari Kabupaten Ngada, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Bersumber pada jenis kopi Arabica, kopi Flores merupakan kopi dengan kualitas terbaik diantara beberapa jenis kopi yang berasal dari Indonesia, selain itu kopi ini juga termasuk salah satu incaran penikmat kopi mancanegara.
6. Kopi Wamena
Bersumber dari wilayah pegunungan dari Kabupaten Wamena di Propinsi Papua, memiliki kualitas tinggi karena termasuk jenis Kopi Arabica yang berasal dari biji kopi dengan penanaman serta pemeliharaan secara organik. Kopi Wamena juga termasuk jenis kopi terbaik yang memiliki rating lebih baik dibanding beberapa jenis kopi lainnya di Indonesia, dan tentunya juga menjadi salah satu jenis kopi yang berhasil merambah pasar internasional.
Demikianlah informasi singkat tentang 6 Jenis Kopi Terbaik Indonesia Yang Mendunia, semoga dapat menjadi sumber pengetahuan yang bermanfaat bagi sahabat

Sumber : http://log.viva.co.id/frame/read/aHR0cDovL3d3dy5zcGVzaWFsdGlwcy5jb20vMjAxNS8wNC82LWplbmlzLWtvcGktdGVyYmFpay1pbmRvbmVzaWEteWFuZy5odG1s
Unknown

Secarah umum dikenal 4 jenis kopi yaitu Kopi Arabika (Coffee Arabica), Kopi Liberika (Coffee Liberica), Kopi Robusta (Coffee Cannephora), Kopi Excelsa (Coffee Dewevrei).Diantara keempat ini best of the best nya adalah kopi Liberika.
Di Indonesia menghasilkan 6 dari 7 jenis Kopi Arabika  yaitu Gayo (Aceh), Mandaling (Sumut),Kintamani (Bali), Mangkuraja (Bengkulu),Jawa dan Kalosi (Toraja). Sementara satu jenis lainnya dihasilkan di Jamaica yang dikenal sebagai Blue Montain.
Jenis Arabika yang termasuk langka adalah speciality arabica dan jenis lainnya adalah kopi Luwak.
Syarat tumbuhnya tanaman kopi arabika adalah pada ketinggian 750-1500 dpl dengan suhu 15-18 derajat celcius. Kopi liberika tumbuh didaerah 500 - 1500 dpl dengan suhu 17 sampai 20 derajat celcius dan kopi robusta pada ketinggian 400-1000 dpl dengan suhu 18-24 derajat celcius.

KOPI ARABIKA.
Kopi Arabika merupakan kopi tradisional yang rasanya dianggap paling enak oleh para penikmat kopi. Biji kopi arabika memiliki cir ciri ukuran biji yang lebih kecil dibandingkan biji kopi jenis robusta,kandungan kafein yang lebih rendah,rasa dan aroma yang lebih  nikmat serta harga yang lebih mahal.
Kopi arabika pertama dideskripsikan oleh Linnaeus pada tahun 1753. Varietas terbaik yang dikenal adalah typica dan bourbon dan dari jenis ini beraneka ragam strain telah dikembangkan.
Kopi arabica (Coffee arabica)
Nama ilmiah Coffee arabica L
Klasifikasi :
Devisi spermatophyta
Sub devisi angiospermae
Kelas dicotyledoneae
Bangsa rubiales
Suku rubiaceae
Marga coffea
Spesies coffea arabica L
Ciri ciri :
Habitus : perdu,tinggi 2 - 3 meter
Batang : tegak,bulat,percabangan monopodial,permukaan kasar.
Daun : tunggal,berhadapan,lonjong,panjang 8-15 cm,lebar 4-7 cm.
Bunga:majemuk,bentuk payung,kelopak lonjong,lima helai,panjang 3 mm,hijau,tangkai benang sari berlekatan.
Buah:batu,bulat telur,diameter 0,5-1 cm,masih muda hijau setelah tua merah.
Biji:berbentuk bola.
Akar :tunggang,kuning muda
VARIETAS KOPI ARABICA
Beberapa varietas yang terkenal meliputi :
* Kopi Kolombia (Colombian coffe) - pertama kali diperkenalkan  di kolombia pada awal tahunn 1800. Saat ini kultivar Maragogype,Caturra,Typica dan Bourbon ditanam dinegeri ini. Jika langsung di goreng kopi ini memiliki rasa dan aroma yang kuat.
* Colombian Milds - varietas ini termasuk kopi dari Kolombia, Kenya dan Tanzania. Semuanya adalah jenis kopi arabica yang telah dicuci.
* Guatemala Huehuetenango -ditanam 5000 kaki di bagian utara Guatemala.
* Ethiiopian Harrar - dari Ethiopia
* Hawaiian Kona Coffee - dari Hawai
* Jamaican Blue Mountain Coffee - dari Jamaica.
* Kopi Jawa
* Kenyan.
* Mexico.
* Mocha - kopi dari Yemen.
* Santos - dari Brasil.
* Sumatra.
* Sulawesi Toraja Kalosi.
* Tanzania Peaberry.
* Uganda.

KOPI ROBUSTA
Kopi Robusta memiliki ukuran biji kopi yang besar, bentuknya oval,tinggi kafein dan memiliki aroma yang kurang harum.
Robusta dapatt dikembangkan dalam lingkungan dimana arabika tidak akan tumbuh..
Kopi Robusta (Coffee robusta Lindl ex DeWild)
Nama Ilmiah  Coffee robusta lindl ex dewild.
Klasifikasi :
Divisi Spermatophyta
Subdivisi Angiospermae
Kelas Dicotyledoneae
Bangsa Rubiales
Suku Rubiaceae
Marga Coffea
Ciri ciri :
Habitus : perdu,tahunan,tinggi 5 meter.
Batang : Berkayu,keras,putih keabuabuan.
Daun : tunggal,bulat telur,panjang 5-15 cm,lebar 4-6.5 cm.
Bunga : majemuk,mahkota berbentuk bintang
Buah : diameter 5 mm,warna hijau setelah tua kemerahan.
Biji : bulat telur, berbelah dua,keras
Akar: tunggang,kuning muda.
* VARIETAS KOPI ROBUSTA
Variestas kopi robusta yang terkenal adala Kopi Luwak dari Indonesia dan Kape Alamid dari Filipina.

KOPI LIBERIKAKopi Liberika adalah jenis kopi yang berasal dari Liberia, Afrika Barat. Kopi ini dapat tumbuh hingga 9 meter. Kopi ini didatangkan ke Indonesia jaman dulu untuk menggantikan kopi arabika yang terserang hama.
Kopi ini memiliki beberapa karakteristik :
* Ukurannya lebih besar dari kopi arabika dan robusta.
* Berbuah sepanjang tahun
* Kualitas buah relatif rendah.
* Ukuran buah tidak merata.
* Tumbuh baik didataran rendah.

Varietas yang pernah didatangkan ke Indonesia antara lain adalah Ardoniana dan Durvei.
Unknown




Sejarah kopi telah dicatat sejauh pada abad ke-9. Pertama kali, kopi hanya ada di Ethiopia, di mana biji-bijian asli ditanam oleh orang Ethiopia dataran tinggi. Akan tetapi, ketika bangsa Arab mulai meluaskan perdagangannya, biji kopi pun telah meluas sampai ke Afrika Utara dan biji kopi di sana ditanam secara massal. Dari Afrika Utara itulah biji kopi mulai meluas dari Asia sampai pasaran Eropa dan ketenarannya sebagai minuman mulai menyebar.

Kopi masa ke masa

  • 1000 SM Kopi mulai dikenal oleh suku Galla di Afrika Timur.
  • >5 M Kopi sudah dikenal di pelosok Ethopia
  • 700-1000 M Kopi dikenal pertama kali oleh bangsa Arab sebagai minuman energi (untuk begadang). Penyebaran kopi dimulai saat itu bersamaan dengan penyebaran Islam. Sumber kopi pertama di Mocha salah satu derah di Yaman.
  • 1000 M Ibnu Sina menyelidiki zat kimiawi kopi, dokumennya merupakan dokumen pertama yang diketahui membedah kopi dari ilmu kedokteran dan kesehatan.
  • 1400 M Penyebaran kopi dan kedai kopi pesat di jazirah Arab, terutama Mekkah dan Madinah.
  • 1453 M Kopi diperkenalkan di Konstantinopel oleh bangsa Turki (kekhalifahan Ottoman). Kedai kopi yang pertama kali tercatat di sana bernama Kiva Han, dibuka tahun 1475.
  • 1600 M Paus Clement VIII, menegaskan untuk mempertimbangkan bahwa ‘budaya ngopi’ merupakan sebuah bid’ah, ‘budaya luar’ yang dapat mengancam (infidel) dan karena itu berdosa bagi yang meminumnya. Namun kemudian ia mengizinkan jika ‘ngopi’ menjadi bagian (alternatif) dari makanan/minuman yang halal dimakan oleh seorang Kristen. Pada tahun itu juga, kopi dibawa dari Mekkah ke jazirah India (Asia kecil) oleh orang yang bernama Baba Budan ketika pulang haji dari Mekkah.
  • 1616 M Kopi dibawa dari Mocha (Yaman) ke Belanda.
  • 1645 M Kedai kopi pertama dibuka di Venice, Italia.
  • 1650 M Kedai kopi pertama dibuka di negeri Kristen (Christendom) tepatnya di Oxford.
  • 1658 M Belanda membuka kebun pertama di Ceylon (Srilanka)
  • 1668 M Kedai kopi ‘Edward Lloyd’s’ dibuka di London. Dari kedai kopi inilah kemudian Edward membuka perusahaan asuransi paling terkemuka di dunia Lloyd of London Insurance.
  • 1668 M Kopi mulai dikenal di Amerika Utara.
  • 1669 M Kedai kopi dikenalkan di Paris oleh duta besar Turki kepada raja Louis XIV.
  • 1670 M London gandrung kopi. Kedai kopi dibuka di setiap sudut London. Kopi mulai diperkenalkan di Jerman. Di Brasilia, penanaman kopi di mulai. Jenis kopi yang ditanam adalah Coffea Arabica Lind.
  • 1674 M Petisi Perempuan menentang kopi dikeluarkan di London.
  • 1675 M Hidangan teh (tea house) mulai dikenalkan di Belanda. Sebelumnya yang ada cuma sajian minuman bir/malt.
  • 1675 M Raja Charles II menutup seluruh kedai kopi di London, tuduhan utamanya adalah kedai kopi sebagai tempat pemufakatan makar.
  • 1679 M Ahli kimia di Marseilles, Prancis memberikan kesaksian bahwa kopi merusak dan membahayakan kesehatan.
  • 1679 M Kedai kopi pertama dibuka di Hamburg, Jerman.
  • 1688 M Lebih dari 800 kedai kopi dibuka di daerah Soho (Inggris). Terutama oleh pelarian Kristen Calvinis dari Prancis (Huguenots).
  • 1689 M Café khas Perancis pertama dibuka, bernama Café de Procope-walau dengan suasana krisis setelah pengumuman kopi merusak kesehatan.
  • 1696 M Kedai kopi pertama bernama The King’s Arms dibuka di New York.
  • Seorang warganegara Belanda bernama Zwaardecroon, membawa beberapa benih tanaman dari Mekkah ke Bogor, Indonesia. Dan, menjadi tanaman komoditas terpenting di Hindia Belanda.
  • 1706 M Kopi Jawa diteliti Belanda di Amsterdam.
  • 1714 M Kopi Jawa hasil penelitian, oleh Belanda diperkenalkan dan ditanam di Jardin des Plantes oleh raja Louis XIV.
  • 1720 M Kedai kopi Florian bertahan buka di Florence.
  • 1723 M Gabriel du Clieu membawa biji kopi dari Prancis ke Martinique.
  • 1727 M Francisco de Mello membawa biji kopi dari Prancis untuk ditanam di Brazil.
  • 1730 M Inggris menanam kopi di Jamaica.
  • 1732 M Johann Sebastian Bach membuat komposisi Coffee Cantata, di Leipzig. Kantata ini menggambarkan perjalanan spiritual yang juga sebagai parodi atas ketakutan orang Jerman terhadap pesatnya popularitas kopi di German (bangsa Jerman penggemar bir)
  • 1777 M Raja Jerman (Prussia) mengumumkan kritikan dan pelarangan atas kopi, dan mengumumkan bir sebagai minuman nasional Jerman Raya.
  • 1790 M Kedai kopi awal khas British menghilang perlahan tergantikan oleh kedai beer (tavern).
  • 1802 M Cafe sebagai kata yang menunjukkan tempat mulai diperkenalkan di Inggris (sebelumnya coffee house). Kata ini berasal dari kata Prancis ‘eafé’ dan hampir seakar dengan bahasa Italia ‘caffe’. Café menunjukan sebuah tempat yang merupakan restoran dengan menu utama minuman kopi.
  • 1809 M Kopi impor dari Brazil pertama kali masuk pasar Amerika di Salem, Massasuchet.
  • 1820 M Zat Caffeine dalam minuman kopi ditemukan berbarengan oleh tiga penelitian berbeda – dan, tentunya masing-masing peneliti itu bekerja sendiri-sendiri – yang dilakukan oleh Runge, Robiquet, Pelletier dan Caventou
  • 1822 M Prototip dari sebuah mesin kopi espresso dibuat di Prancis.
  • 1839 M Kata ‘Cafetaria’ diperkenalkan sebagai kata hibrida (gabungan) dari Meksiko, Spanyol Dan Inggris.
  • 1859 M Michael Thonet’s Vienna Café chair No. 14 (bangku kedai kopi khusus diperkenalkan pertama kali sebagai ‘bangku yang cocok digunakan sambil menghirup kopi’.
  • 1869 M Cofee leaf rust (jamur kopi) pertama kali diketemukan di Srilanka dan tanaman kopi di Asia.
  • 1873 M Kopi dalam kemasan secara massal diperkenalkan pertama kali di Amerika oleh John Arbukle.
  • 1882 M Dibentuk The New York Coffee Exchange
  • 1869 M Berjangkit suatu penyakit jamur di seluruh Asia yang menyebabkan kerusakkan dari kopi berjenis Coffea Arabica Lind yang waktu itu banyak ditanam di Asia. Hingga pada tahun ini orang mulai menanam bermacam-macam jenis kopi yang banyak terdapat di daerah Congo.
  • 1904 M Mesin espresso dibuat modern oleh Fernando Illy.
  • 1906 M Brazil menaikkan harga kopi setelah menciptakan harga (kurs) tetap untuk komoditas kopi.
  • 1910 M Jerman membuat kopi decaf (pengurangan zat caffein pada kopi seminimal mungkin) Dan diperkenalkan ke Amerika dengan nama Dekafa.
  • 1911 M Pedagang kopi di Amerika membentuk Asosiasi Kopi Nasional.
  • 1915 M Pyrex ditemukan. Pertama kali dipakai sebagai lampu penerangan terutama di perusahaan kereta api sebagai penutup lampu yang tahan panas dan cuaca ataupun benturan fisik. Mulai diperkenalkan sebagai alat dapur, sebagai pengganti kaca. Kedai kopi menggunakan pyrex sebagai gelas tahan panas.
  • 1920 M Kedai kopi ‘baru’ booming di Amerika.
  • 1925 M Vienna Café chair No. 14 diikutkan dalam pameran L’esprit Nouveau di Perancis oleh Le Corbusier. Sampai tahun 1933 bangku model ini diproduksi lebih dari 50 juta.
  • 1927 M Mesin kopi espresso pertama kali diperkenalkan di Amerika. Kedai kopi pertama yang memakai ‘La Pavoni’ di New York. Mesin ini didesain khusus oleh arsitek ternama Italia Gio Ponti.
  • 1928 M Federasi Kopi Kolumbia dibentuk.
  • 1930-1944 M Brazil memusnahkan 78 juta kantong kopi untuk menstabilkan harga.
  • 1938 M Cremonesi membuat pompa piston yang dapat menyemprotkan air panas dengan keepatan tinggi untuk menyeduh kopi.
  • 1938 M Nestle menemukan kopi instan di Brazil, Nestle sampai saat ini merupakan penghasil kopi instan terbesar di dunia.
  • 1939-1945 M Pasukan Amerika membawa kopi instan dalam perang dan memperkenalkannya ke seluruh dunia.
  • 1942 M Kopi menjadi barang yang disimpan secara sembunyi-sembunyi. Di Inggris pada masa ini kopi dijatah pada jumlah tertentu.
  • 1946 M Pabrik Gaggia memproduksi mesin Capucinno secara komersial untuk pertama kali. Kata Capucinno berasal dari warna jubah pendeta Capucin (aliran Francisian-1529).
  • 1948 M Achille Gaggia menemukan mesin kopi espresso secara massal di Milan.
  • 1952 M Mesin Gaggia diimpor ke Inggris. Pada tahun ini kedai kopi setelah perang dunia kedua untuk pertama kali dibuka di London di bulan Juli.
  • 1953 M Bar Espresso menyebar di seluruh Soho. Yang pertama kali adalah Mocha di jalan 29 Frith Street.
  • 1954 M Pembatasan kepemilikan sejumlah komoditi seperti kopi berakhir dengan berakhirnya masa transisi perang dunia kedua.
  • 1957 M Catherine Uttley mendaftar ada 200 bar kopi di London. Mulai banyak yang bar kopi yang memakai plastik mulai dari peralatan dapur, makan, lantai sampai furnitur.
  • 1960 M Bar kopi tercatat bertambah dua kali lipat dari 1,000 menjadi 2,000 di seluruh Inggris, terbanyak di London, sekitar 500 buah.
  • 1962 M Puncak dari konsumsi kopi per kapita di Amerika, 3 cangkir per orang per hari.
  • 1962 M Perjanjian Internasional mengenai perdagangan kopi dibuat, tujuannya mengontrol harga.
  • 1964 M Bar kopi sekarat di Inggris, tergantikan oleh restoran dengan berbagai hidangan.
  • 1970 M Mokha café tutup setelah dikomplain sinis oleh penulis Amerika William S Burrough.
  • 1971 M Gerai Starbuck pertama dibuka di Seattle.
  • 1973 M Fair Trade Coffee pertama kali diimpor ke Eropa dari Guatemala.
  • 1975 M Brazil menderita karena gagal panen, harga kopi dunia meroket.
  • 1989 MPerjanjian Kopi Internasional gagal menstabilkan harga. Dalam sejarah perdagangan kopi turun ke tingkat yang paling rendah.
  • 1990 M Beberapa kedai kopi tutup karena penataan ruang (redevelopment) di Inggris. Diperkenalkan organic coffee yang menjadi primadona di pasar kopi dunia.
  • 1998 M Starbuck mencapai 2.000 gerai di Amerika saja. Di seluruh dunia 5.715 gerai. Sedangkan di Indonesia telah dibuka sebanyak 11 gerai. Starbuck memposisikan diri sebagai kedai kopi dengan jaringan terbesar di seluruh dunia.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_kopi

DAFTAR ISI

ARSIP BLOG

ADA KOPIReview: by Andra & AriAda Kopi Krian adalah kedai kopi unik dikecamatan krian sidoarjo yang menyuguhkan kopi asli khas nusantara at Mywapblog Inc rating 5.0 / 5 Ada Kopi Krian| Kopi Nusantara | Kedai Kopi| Komunitas Penikmat Kopi